Minahsmk1

Sunday, 19 October 2014

Jenis-Jenis Majas Dan Artinya

Jenis-Jenis Majas Dan Artinya - Tahukah anda apa yang dimaksud dengan majas?. Majas adalah bahasa kias yang digunakan untuk menimbulkan atau menciptakan efek-efek tertentu bagi para pembaca atau pendengarnya. Majas juga terdiri dari macam-macam jenis dan tahukah anda apa saja macam-macam jenis majas itu?. Secara garis besar ada 4 macam jenis majas yaitu majas perbandingan, majas pertentangan, majas sindiran dan majas penegasan.

Nah, berikut saya akan menjelaskan macam-macam jenis majas yang empat tersebut, dengan contoh masing-masing majas.
Jenis-Jenis Majas Dan Artinya

1.Majas perbandingan

Jenis-jenis majas perbandingan sebagai berikut
a. Asosiasi atau Perumpamaan
Majas perumpamaan ini merupakan perbandingan antara dua hal yang pada hakikatnya memiliki sifat yang berbeda, namun sengaja dianggap sama. Biasanya pada saat penggunaan majas perumpamaan ini ditandai dengan penggunaan kata seumpama, bagai, bagaikan, laksana dan seperti. Contoh :
  1. Mukanya pucat bagai mayat
  2. Semangatk keras bagaikan baja
  3. Dia selalu membisu seperti batu
b. Mertafora
Majas mertafora merupakan majas perbandingan namun tidak menggunakan kata bagaikan, seperti, tetapi menggunakan kata-kata kias yang diungkapkan secara singkat dan padat. Contoh :
  1. Buku adalah jendela dunia
  2. Akhirnya sampah masyarakat itu berhasil ditangkap polisi
  3. Majikannya menganggap dia sebagai anak emas
c. Personifikasi
Personifikasi merupakan majas yang  membandingkan seolah-olah benda yang tak bernyawa mempunyai sifat bernyawa seperti halnya manusia. Contohnya
  1. Terjangan angin membuat pohon-pohon tumbang
  2. Rumah-rumah penduduk roboh karena badai mengamuk
d.Alegori
Alegori adalah majas perbandingan yang saling berkaitan satu sama lain dalam kesatuan yang utuh. Contohnya :
  1. Cerita kancil dengan buaya
  2. Cerita kancil dengan harimau
e. Simbolik
Simbolik adalah majas yang membandingkan sesuatu dengan mempergunakan benda-benda lain sebagai lambing atau simbol. Contoh :
  1. Melati, lambang kesucian
  2. Teratai, lambang pengabdian.
f. Metonomia
Majas yang menggunakan ciri atau lebel dari sebuah benda untuk menggantikan benda tersebut. Contohnya :
  1. Ayah selalu minum kapal api setiap pagi (maksud dari kapal api adalah kopi) 
  2. Dikantong ayah selalu terselip gudang garam (maksud dari gudang garam yaitu rokok).
2. Majas Pertentangan

Jenis-jenis majas pertentangan sebagai berikut
a  AntitesisAntitesis adalah sebuah majas yang mempergunakan pasangan kata yang memiliki arti yang berlawanan.  Contoh :
  1. Tua muda, besar kecil semua hadir dalam pesta ini
  2. Semuanya sama dimata tuhan baik miskin kaya, cantik buruk.
  3. b. Paradoks
Paradoks adalah majas yang mengandung pertentangan dari pernyataan atau fakta sebenarnya. Contoh : Aku merasa sendiri ditengah pesta yang ramai ini

c. Hiperbola
Hiperbola adalah majas yang mengandung penyataan yang bersifat melebih-lebihkan dari isi pernyataan  sebenarnya yang bertujuan untuk menarik perhatian pembaca. Baik yang dilebihkan dari segi ukuran, maupun sifat dengan maksud untuk memperhebat isi dan pengaruhnya. Contoh : Suaranya menggelegar membelah angkasa

d. Litotes
Litotes adalah majas yang menyatakan sesuatu hal yang dengan cara berlawanan dari kenyataan dengan cara mengurangi atau mengecilkan dari kenyataan sebenarnya. Contoh : Mengapa kamu bertanya kepada saya yang bodoh ini?

e. Ironi
Ironi adalah majas yang mengadung pernyataan yang maknanya bertentangan dengan maksud ingin menyindir. Contoh :  Saya tahu anda adalah seorang gadis yang paling cantik di dunia ini yang perlu mendapat tempat terhormat!

3. Majas Sindiran

Jenis-jenis majas sindiran sebagai berikut :
a.Ironi
Ironi adalah sebuah majas yang menyatakan sesuatu yang bertentangan dengan maksud untuk menyindir. Contoh : Bagus sekali suaramu seperti kaset kusut

b. Sinisme
Sinisme adalah majas yang menyatakan suatu sindiran secara langsung. Contoh : lama-lama aku bisa gila melihat tingkah laku mu itu.

c. Sarkasme
Sarkasme adalah majas yang menyatakan sindiran yang paling kasar dan biasanya digunakan oleh orang yang sedang marah.

4. Majas Penegasan

Jenis-jenis majas penegasan sebagai berikut
a. Pleonasme
Pleonasme adalah majas yang mempergunakan kata-kata yang berlebihan dengan maksud untuk menegaskan suatu arti kata. Contoh : Semua siswa yang ada diatas segera turun kebawah

b. Repetisi
Repetisi adalah majas yang mengunakan kata-kata berulang sebagai penegasan. Contoh : Dialah yang kutuunggu, dialah yang kunanti, dialah yang kuharapkan.

c. Paralelisme
Paralelisme adalah majas perulangan yang biasanya terdapat dalam puisi dan disusun dalam baris yang berbeda. Contoh
Cinta adala pengertian
Cinta adalah kesetiaan
Cinta adalah pengorbanan

d. Retorik Retorik adalah majas yang berupa kalimat Tanya namun tidak membutuhkan jawaban dengan tujuan untuk memberikan pengegasan, sindiran. Contoh Apakah dia orang yang selalu kamu bangga-banggakan ?

Hanya ini saja yang dapat saya bagikan kepada anda mengenai Jenis-Jenis Majas Dan Artinya. Semoga bermanfaat.
Previous
Next Post »

8 komentar

IQROZEN delete 19 October 2014 at 16:46

Ini pelajaran waktu sma dulu, wah jadi inget kisah putih abu-abu yang mengharu biru... makasih neh sharenya

siti aminah delete 19 October 2014 at 18:16

Iya gan ni pelajaran yang saya pelajari di smk.:D

Raja Online delete 19 October 2014 at 18:41

dak capek ape min nulis sepanjang itu, waahh semangat-semangat

siti aminah delete 19 October 2014 at 19:00

haha dk capek dk nulisny. Lebih capek mikirnya

kang jum delete 20 October 2014 at 22:39

kalau saya ingetnya cuman majas ironi doang mbak :)

keamatiransemata delete 20 October 2014 at 23:03

jadi keinget masa-masa putih biru dulu :)

siti aminah delete 27 October 2014 at 23:38

Syukurlah mas kalau masih ada yang diingat

siti aminah delete 27 October 2014 at 23:39

Mengenang masa-masa sekolah :D

Silahkan tuliskan komentar sobat dan mohon jangan menampilkan link aktif

 
Back To Top