Minahsmk1

Monday, 17 November 2014

Alat Pernapasan Pada Manusia

Alat Pernapasan Pada Manusia - Bernapas juga termasuk ciri-ciri makhlik hidup. Proses dalam bernapas yaitu menghirup oksigen yang ada di udara dan mengeluarkan karbon dioksida dan uap air. Tanpa adanya oksigen manusia tidak akan bertahan hidup. Bayangkan saja jika anda berada di tempat yang tertutup pasti anda akan merasakan susah atau sesak dalam bernapas.

Oksigen juga dihasilkan dari proses fotosintesis, tumbuhan mengambil karbon dioksida dari udara untuk melakukan fotosintesis dan salah satunnya yang akan dikeluarkan oksigen. Dalam menghirup oksigen atau bernapas, manusia menggunakan alat-alat pernafasan dan ada dua hal yang mencangkup sistem pernapasan yaitu saluran pernapasan dan mekanisme pernapasan.

Tahukah anda apa saja alat pernapasan pada manusia ?, untuk mengetahuinya silahkan baca artikel ini lebih lanjut. Karena disini saya akan membahas mengenai alat pernapasan pada manusia.

Alat Pernapasan Pada Manusia 

Bagian dari tubuh manusia yang menjadi alat perlintasan atau pertukaran dalam mengambil oksigen atau bernapas disebut dengan alat pernapasan. Berikut bagian-bagian dari tubuh yang menjadi alat pernapasan

Alat Pernapasan Pada Manusia

1. Hidung
Saat menghirup udara, pertama kali akan masuk melalui hidung terlebih dahulu. Hidung selain berfungsi sebagai alat pernapasan manusia, juga berfungsi sebagai alat indera yang berperan untuk mencium. Saat masuk kehidung udara akan disaring oleh rambut hidung.

2.Tekak (Faring)
Persimpangan antara rongga hidung ke tenggorokan serta rongga mulut ke kerongkongan biasanya disebut dengan faring. Dibagian belakang faring terdapat pula pangkal tenggorokan yang disebut dengan laring. Pada bagian laring atau pangkal tenggorokan terdapat  pita suara dan epiglotis atau katup pangkal tenggorokan. Cara kerja epiglotis yaitu pada saat menelam makanan epiglotis akan menutup laring sehingga makanan yang akan ditelan tidak masuk ketenggorokan. Sedangkan ketika menghirup udara atau bernapas epiglotis akan membuka agar udara yang dihirup akan masuk kelaring dan kemudian menuju ke dalam tenggorokan.

3. Tenggorokan (Trakea)
Panjang tenggorokan sekitar 10 cm dan memiliki bentuk seperti pipa. Trakea bercabang dua membentuk bronkus diparu-paru. Ada tiga lapisan dari dinding tenggorokan yaitu sebagai berikut
  1. Lapisan paling luar yang terdiri dari jaringan ikat
  2. Lapisan Tengan yang terdiri dari otot polos dan cincin tulang rawan. Trakea tersusun dari tulang rawan yang berbentu C sebanyak 16-20 cincin tulang rawan yang bagian belakangnya tidak bersambung dan menempel pada esofagus yang bertujuan agar trakea tetap terbuka
  3. Terdiri dari jaringan epitelium bersilia pada lapisan dalam yang dapat menghasilkan banyak lendir. Lendir yang dihasilkan tersebut berfungsi untuk menangkap mikroorganisme dan debu yang masuk kedalam tubuh saat menghirup udara. Debu dan mikroorganisme yang ditangkap tadi akan di dorong oleh gerakan silia menuju kebagian belakang mulut dan kemudian akan dikeluarkan dengan cara batuk.
4. Cabang Tenggorokan (Bronkus)
Bronkus atau juga disebut dengan cabang batang tenggorokan. Bronkus terdiri dari dua, ada yang menuju paru-paru bagian kanan dan ada yang menuju paru-paru bagian kiri. Bronkus yang menuju kearah kiri memiliki ukuran yang lebih sempit, mendatar dan panjang dibandingkan dengan bronkus yang kearah kanan. Hal ini lah yang menjadi penyebab mengapa paru-paru kanan lebi sering terserang penyakit.

Jika dilihat dari struktur dindingnya, struktur dinding bronkus hampir sama dengan trakea, yang membedakan hanya dinding trakea lebih tebal dari pada dinding bronkus. Bronkus ini akan bercabang menjadi bronkiolus. Bronkus yang bagian kiri akan bercabang menjadi dua
bronkiolus dan bronkus kanan bercabang menjadi 3 bronkiolus.

5. Bronkiolus
Cabag dari bronkus ini bercabang lagi menjadi bagian yang lebih kecil, halus dan dindingnya pun semakin tipis. Bronkiolus memiliki rongga bersilia dan tidak memiliki tulang. Semua bronkiolus yang ada akan bermuara alveolus.

7. Alveolus
Semua bronkiolus akan bermuara pada alveol, bentuknya seperti bola mungil yang diliputi oleh pembuluh darah. Alveoli dilapisi oleh epitel pipih yang memudahkan dara yang berada dalam kapiler darah untuk mengikat oksigen dari udara dan dari rongga alveolus.

8. Paru-paru
Paru-paru terletak pada bagian dalam rongga dada. Diafragma adalah suatu sekat yang membatasi rongga dada dan perut. Paru-paru terdiri dari dua yaitu paru-paru kanan dan paru-paru kiri. Paru-paru kanan terdiri atas 3 gelambir yaitu gelambir atas, bawah dan tengah. Sedangkan paru-paru kiri terdiri atas gelambir atas dan gelambir bawah saja. Pleura merupakan selaput yang menyelimuti paru-paru. Kapasitas maksimal dari paru-paru kira-kira 3,5 liter.
Previous
Next Post »

Silahkan tuliskan komentar sobat dan mohon jangan menampilkan link aktif

 
Back To Top